.:*Mizan-World*:.
"Ulasan artikel unik yang ringan dan santai.. enjoy it!"

Al-Mira Songket

Al-Mira Songket

PALEMBANG, RP – Menjalankan sebuah usaha memang memiliki tantangan tersendiri. Tak sedikit yang jatuh alias bangkrut, namun banyak pula yang berhasil dan mencapai kesuksesan. Untuk mencapai kesuksesan jelas membutuhkan kerja keras yang tidak mudah dan memerlukan ketekunan serta kejelian melihat peluang usaha. Menjadi seorang yang sangat sukses diperlukan beberapa kiat khusus, diantaranya yakin terhadap kemampuan diri sendiri, dukungan dari keluarga dekat dan juga modal yang tidak sedikit. Jika beberapa faktor tersebut dapat terpenuhi, maka keberhasilan bukanlah sebuah mimpi bagi seseorang yang mau bekerja keras. Hj. Nalis Misna adalah contohnya, tantangan demi tantangan di alami oleh ibu empat anak ini. Sebuah usaha songket ia jalankan dengan penuh pengorbanan. Baik dari segi materil dan juga dari segi waktu. Tidak mudah menjadi seorang ibu rumah tangga dan sekaligus seorang wanita karir. Pembagian antara waktu kerja dan waktu untuk keluarga harus seimbang agar semuanya dapat seiring sejalan. Ia mengakui, usaha yang dijalankannya saat ini adalah usaha yang dirintis oleh kedua orang tuanya. Adalah Ibu Nutefah Mahyudin, orang tua dari ibu Nalis yang pertama kali merintis usaha penjualan songket di komplek ilir barat ini, alamatnya di Blok B nomor 37. pengabdian dan dedikasinya untuk kebudayaan memang patut diacungi jempol. Ibu Nutefah Mahyudin malah pernah mendapatkan upakarti pada tahun 1992 sebagai pengakuan atas dedikasinya melestarikan kebudayaan asli sumatera selatan, khususnya kebudayaan palembang yang dalam hal ini yaitu songket. Ada banyak macam songket yang dijual di Al-Mira songket, diantaranya songket dengan kualitas sedang dari bahan sutera dengan harga berkisar Rp. 800.000. selain itu ia juga menjual jumputan dengan bahan sutera asli dan sutera sintetis berkisar Rp. 175.000/set. Satu set jumputan terdiri dari kain, baju dan selendang. Selain itu juga dijual busana muslim, batik palembang dan batik dari bahan katun. Kisaran harga bergantung pada kualitas bahan. “usaha ini telah ada sejak tahun 1995, pada saat pertama kali komplek ilir barat ini diresmikan, jadi selama itu pula kami mempertahankan kualitas barang agar pelanggan dapat datang lagi kemari,” pungkasnya. (rd1)

Belum Ada Tanggapan to “Al-Mira Songket”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: